Sewa pesawat musim ramai hot sale|Singapura⇄Lhasa, Singapura⇄Zhangjiajie penerbangan langsung, pesan 7 hari lebih awal lebih hematZhangjiajie·Phoenix Ancient Town 5 hari ¥3680 mulai / Lhasa+Tibet 8 hari ¥5980 mulai, DP ¥500 kunci slotPelunasan dapat diselesaikan setelah kontrak tur dengan visa on arrival · Hotline layanan pelanggan 400-8830-999

Chongqing Berupaya Keras Melatih Talenta Budaya dan Pariwisata Berbahasa Asing Minoritas

Waktu terbit:2026-06-10 Penulis/Penerbit:Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Sumber:Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata
Chongqing Berupaya Keras Melatih Talenta Budaya dan Pariwisata Berbahasa Asing Minoritas

Pada tanggal 7 Juni, upacara penutupan kelas pelatihan talenta layanan budaya dan pariwisata berbahasa asing minoritas Chongqing 2025–2026 digelar di Distrik Liangjiang.

Pada tanggal 7 Juni, upacara penutupan kelas pelatihan talenta layanan budaya dan pariwisata berbahasa asing minoritas Chongqing 2025–2026 digelar di Distrik Liangjiang.

Pelatihan ini berfokus pada penanganan kekurangan seperti kemampuan layanan berbahasa asing yang belum memadai dan kelangkaan talenta profesional untuk wisata masuk dari Asia Tenggara ke Chongqing, serta melatih talenta komposit yang memiliki kemampuan berbahasa asing sekaligus kompetensi budaya dan pariwisata. Peserta pelatihan mencakup mahasiswa jurusan bahasa asing minoritas dan manajemen pariwisata dari perguruan tinggi, serta praktisi industri budaya dan pariwisata. Upacara penutupan ini secara inovatif menggunakan format rangkaian pertunjukan, sehingga "penutupan sekaligus pementasan, penutupan sekaligus penampilan hasil".

Kelas pelatihan ini diselenggarakan oleh Komite Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata Kota Chongqing, dimulai pada akhir November 2025, mencakup dua bagian yaitu pembelajaran teori yang sistematis dan pelatihan praktik langsung di objek wisata. (Chen Qian)

(Artikel ini disusun berdasarkan siaran pers resmi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tautan artikel asli dapat dilihat di awal tulisan.)

Sumber dan Referensi

← Kembali ke daftar berita